Selamat Pagi, Siang dan Sore, selamat datang di Website six8twelve,
pada kesempatan kali ini six8twelve ingin mencoba me-review sebuah kamera
besutan dari Fujifilm, yaitu Fujifilm JX370. Sedikit bercerita, mungkin saat
kita mendengar “Fujifilm” bukan suatu kata yang aneh di telinga, dan menurut six8twelve, kita sangat familiar dengan kata “Fujifilm”. Pada saat kita kecil, mungkin diantara kita sudah pernah mencuci cetak foto di Fujifilm, namun sudah hampir 78 tahun
Fujifilm berdiri baru pada tahun 2011 akhir, ia mendirikan anak perusahan yang
bertempat di "WISMA KEIAI 2nd Floor,
JL.Jend.Sudirman Kav.3, Jakarta,10220, Indonesia" dan bergerak pada bisnis
kamera. Baru beberapa bulan memiliki anak perusahaan di Indonesia, Fujifilm
sudah banyak menawarkan kamera-kamera yang tidak kalah saing dengan
senior-seniornya yang lebih dulu masuk ke Indonesia. Salah satu yang tertarik six8twelve coba untuk review adalah Seri Fujifilm JX370.
Jika anda adalah orang yang senang mengabadikan setiap
moment penting kedalam sebuah foto tanpa harus pusing memikirkan bagaimana cara
mengoperasikannya, JX370 adalah pilihan yang tepat. Seperti kebanyakan kamera
pocket yang menawarkan kemudahan dalam penggunaannya, JX370 pun sama. Saat six8twelve berkesempatan untuk melihatnya secara langsung JX370, JX370 terlihat tidak terlalu
besar seperti di foto, cukup nyaman dalam genggaman dan memang sedikit agak
berat jika di pegang dengan 1 tangan.Untuk desain tampilnya sendiri, six8twelve melihat kamera ini tidak memiliki tampilan yang unik atau ciri khas
tertentu. Bisa dikatakan tampilan agak sedikit membosankan jika dilihat terus
menerus. Di kelilingi oleh beberapa tombol yang memiliki perintahnya
masing-masing tapi penempatan tombol ini six8twelve rasa tidak terlalu padat dan kita
akan cepat paham kegunaan dari tombol-tombol tersebut
Tampilan depan kamera ini tidak berbeda dengan tampilan kamera pocket kebanyakan, terdapat lens yang terjaga oleh lens cover saat tidak
digunakan, lampu flash, self-timer lamp akan menyala saat kita mulai menekan
tombol shutter dan terdapat lubang sebagai microphone
sebagai mic jika melakukan perekaman video.
Pada bagian atas dari kamera ini hanya terdapat tombol
shutter dan tombol on/off yang jika dilihat sepintas akan terlihat tersamar
dengan list yang ada pada bagian atas kamera.
Pada bagian belakang kamera terlihat rapih dan tidak terlalu
banyak tombol yang ditawarkan, dari hanya melihat tombol-tombol tersebut kita
tahu akan fungsi dan kegunaan dari tombol-tombol tesebut. Kamera JX370 ini juga memiliki LCD yang
berukuran 2.7”, seperti kebanyakan kamera pocket saat ini, sudah tidak terlihat
adanya jendela bidik (viewfinder).
Memang jika dilihat bentuk desian dari kamera Fujifilm JX370
ini sangat cukup sederhana dan sangat pas untuk anda yang tidak terlalu
memusingkan bentuk dan desain dari kamera pocket tapi tidak hanya itu, ternyata kamera ini di persenjatai
oleh kemampuan yang cukup luar bisa, antara lain:
- 14.0 Megapixels
- Fujinon 5x optical zoom lens
- Sensor CCD ½.3-inch
- SR Auto
- Intelligent Shooting Modes ( Motion Panorama, Fireworks, Beach dan lain-lain)
- Perekaman Gambar pada 1280 x 720
- Photobook assist
Pixels pada kamera ini bisa di katakan cukup mumpuni
pasalnya dengan harga yang bisa di katakana menengah kebawah, kamera ini
memiliki tingkat megapixels yang sangat baik yaitu 14 megapixels. Kualitas
gambar yang akan di hasilkan juga sangat baik. Apa anda sering menggunakan
kamera pocket dan untuk memotret objek dengan
jarak yang cukup jauh?jika iya, 5x optical zoom cukup bisa diandalkan,
memiliki focal length f=5.0 - 25.0mm,
equivalent to 28 - 140mm on a 35mm camera, saat dilakukan zoom dengan
kualitas pencahayaan yang baik, gambar masih nampak dalam kondisi baik, jika
kita melakukan zoom saat di dalam ruang atau agak kurangnya pencahayaan, foto
yang didapat akan sedikit banyak terdapat noise
tapi kualitas gambar yang didapat six8twelve menilai masih cukup baik. Kualitas
gambar ini akan dihasilkan oleh sensor CCD ½ 3-inch, seperti yang kita ketahui
bahwa CDD ini akan menghasilkan gambar yang cukup baik.
Salah satu ke unggulan dari produk Fujifilm ini adalah "SR
Auto", apa yang menarik dari SR Auto ini?pada setiap kamera pocket biasanya
telah tersedianya pengaturan jenis gambar apa yang akan kita ambil, apakah kita
mengambil dengan portrait, dalam ke adaan landscape, dalam situasi malam hari,
atau kondisi dimana cahaya cukup terang, SR Auto akan coba membantu
menyesuaikan kondisi dimana dan dalam situasi apa kita sedang mengambil gambar
secara otomatis. SR Auto sendiri terdiri dari 6 Scene, yaitu:
Portrait : Program yang membantu mendeteksi wajah dengan
cepat, dengan memberikan tanda “bingkai” pada wajah yang terdeteksi. Dan akan
mengoptimalkan focus, brightness dan white balance.
Landscape : Membantu dalam memberikan warna yang hidup dan dalam, saat kita mengambil gambar pemandangan seperti langit, laut, hutan atau kumpulan bunga pada sebuah taman.
Night : Scene ini akan bekerja pada saat kurangnya pencahayaan dan malam hari, shutter speed dan tingkat sensifitas untuk penangkapan gambar akan disesuaikan, ini akan membantu gambar yang tidak terlalu blur dengan noise yang dihasilkan tidak terlalu banyak.
Macro : Mode macro ini, akan membantu menetapkan posisi fokus atau mengenal objek yang kecil secara akurat, mode macro ini akan sangat terasa saat kita mengambil objek yang cukup dekat.
Night Portrait : Fungsi scene ini pada dasarnya hampir sama dengan scene “night” namun pada scene lebih difungsikan saat memotret objek "manusia", maka scene ini akan mendeteksinya dan saat memotretnya lampu kilat (flash) akan di optimalkan.
Backlit Portrait : Fungsi ini membantu kita dalam mengatur pencahayaan secara otomatis, dimana saat kita mengambil gambar yang melawan cahaya (backlight) atau obyek yang akan di ambil berada pada situasi yang banyak terdapat cahaya.
Landscape : Membantu dalam memberikan warna yang hidup dan dalam, saat kita mengambil gambar pemandangan seperti langit, laut, hutan atau kumpulan bunga pada sebuah taman.
Night : Scene ini akan bekerja pada saat kurangnya pencahayaan dan malam hari, shutter speed dan tingkat sensifitas untuk penangkapan gambar akan disesuaikan, ini akan membantu gambar yang tidak terlalu blur dengan noise yang dihasilkan tidak terlalu banyak.
Macro : Mode macro ini, akan membantu menetapkan posisi fokus atau mengenal objek yang kecil secara akurat, mode macro ini akan sangat terasa saat kita mengambil objek yang cukup dekat.
Night Portrait : Fungsi scene ini pada dasarnya hampir sama dengan scene “night” namun pada scene lebih difungsikan saat memotret objek "manusia", maka scene ini akan mendeteksinya dan saat memotretnya lampu kilat (flash) akan di optimalkan.
Backlit Portrait : Fungsi ini membantu kita dalam mengatur pencahayaan secara otomatis, dimana saat kita mengambil gambar yang melawan cahaya (backlight) atau obyek yang akan di ambil berada pada situasi yang banyak terdapat cahaya.
Tapi
jika anda ingin melakukan beberapa percobaan pada saat pengambilan gambar, SR
Auto dapat di atur secara manual, namun untuk anda yang ingin mengabadikan
setiap moment anda tanpa memusingkan pada saat apa anda mengambil foto maka SR
Auto sangat membantu untuk menjaga kualitas foto yang kita ambil. Adapun
kekurangan dari sistem ini adalah kesulitan kita saat mengambil gambar pada
saat scene “night” dan “night portrait” adalah, gambar akan mengalami blur jika
terjadi sedikit gerakan dan proses penangkapan foto yang cukup lama karena
shutter speed yang dikurangi saat pengambilan foto.
Panorama Kamera Fujifilm JX370 ini juga kaya akan jenis mode foto yang akan kita ambil, selain mode SR Auto yang sudah six8twelve jelaskan sebelumnya. Pada website Fujifilm mereka menggunakan tagline pada keunggulannya ini adalah “Easy-to-use Intelligent Shooting Modes”, banyak shoot mode yang mereka tawarkan seperti Beach, Sport, Fireworks dan lain-lain tapi ada 1 Shooting Mode yang menurut saya menarik dari semuanya adalah “motion panorama”. Shooting Mode ini membatu kita membuat foto panorama, cara menggunakannya juga menurut saya juga mudah. Cara kerja dari motion panorama ini adalah dia akan mengambil 3 foto yang berbeda dan akan menyatukan foto tersebut. Saat kita memilih mode ini, yang ada harus lakukan adalah memilih dari mana anda akan memulai melakukan pemotretan panorama, ini menjadi titik mulai anda. Jika anda sudah menetapkannnya maka tekan tombol shutter anda dan gambar pertama sudah didapat, secara otomatis pada layar LCD akan muncul tanda “+”, ini kemudahan yang disajikan oleh JX370, kita tidak harus mengira-ngira foto ke dua akan kita ambil di bagian mana agar nantinya tersambung dengan foto pertama, kita hanya tinggal menempatkan tanda “+” pada kolom “+” yang lain, saat kita mengeser kamera maka tanda “+” ini juga akan ikut bergeser sedangkan tanda “+” lain tidak ikut bergeser.
Jika kita tepat menaruh tanda “+” maka secara otomatis kamerakan menangkap gambar ke-dua, dan lakukan sekali lagi untuk mendapatkan gambar Ke-3. Penggeseran kamera ini dilakukan ke arah kanan dari kita melakukan pemotretan. Jika anda sudah mendapatkan 3 gambar tersebut maka kamera secara otomatis akan memproses ke tiga gambar tersebut dan tak berapa lama kita akan mendapatkan hasilnya. Untuk lebih memahami tentang scene panorama yang ada pada kamera Fujifilm bisa langsung ke link yang sudah six8twelve sediakan Motion Panorama.
Panorama Kamera Fujifilm JX370 ini juga kaya akan jenis mode foto yang akan kita ambil, selain mode SR Auto yang sudah six8twelve jelaskan sebelumnya. Pada website Fujifilm mereka menggunakan tagline pada keunggulannya ini adalah “Easy-to-use Intelligent Shooting Modes”, banyak shoot mode yang mereka tawarkan seperti Beach, Sport, Fireworks dan lain-lain tapi ada 1 Shooting Mode yang menurut saya menarik dari semuanya adalah “motion panorama”. Shooting Mode ini membatu kita membuat foto panorama, cara menggunakannya juga menurut saya juga mudah. Cara kerja dari motion panorama ini adalah dia akan mengambil 3 foto yang berbeda dan akan menyatukan foto tersebut. Saat kita memilih mode ini, yang ada harus lakukan adalah memilih dari mana anda akan memulai melakukan pemotretan panorama, ini menjadi titik mulai anda. Jika anda sudah menetapkannnya maka tekan tombol shutter anda dan gambar pertama sudah didapat, secara otomatis pada layar LCD akan muncul tanda “+”, ini kemudahan yang disajikan oleh JX370, kita tidak harus mengira-ngira foto ke dua akan kita ambil di bagian mana agar nantinya tersambung dengan foto pertama, kita hanya tinggal menempatkan tanda “+” pada kolom “+” yang lain, saat kita mengeser kamera maka tanda “+” ini juga akan ikut bergeser sedangkan tanda “+” lain tidak ikut bergeser.
Jika kita tepat menaruh tanda “+” maka secara otomatis kamerakan menangkap gambar ke-dua, dan lakukan sekali lagi untuk mendapatkan gambar Ke-3. Penggeseran kamera ini dilakukan ke arah kanan dari kita melakukan pemotretan. Jika anda sudah mendapatkan 3 gambar tersebut maka kamera secara otomatis akan memproses ke tiga gambar tersebut dan tak berapa lama kita akan mendapatkan hasilnya. Untuk lebih memahami tentang scene panorama yang ada pada kamera Fujifilm bisa langsung ke link yang sudah six8twelve sediakan Motion Panorama.
Perekaman Gambar (Video)
Saat pertama six8twelve melihat kamera ini, salah satu pertanyaan
yang muncul adalah, dengan harga yang cukup terjangkau yang di tawarkan kamera
ini, apakah saya masih bisa merekam gambar (Video) dengan baik? tapi setelah six8twelve melihat bagian depan kamera ini, maka pertanyaan tadi sudah terjawab.
Tetap tertulis dibawah lampu flash kamera yaitu “HD MOVIE”.
Kamera Fujifilm ini
ternyata dapat merekam pada resolusi maksimal 1280 x 720 pixels yang kita kenal
juga dengan 720p, kamera Fujifilm ini juga menyediakan resolusi yang lebih
rendah yaitu pada 640 x 480 pixels dan 320 x 240 pixels dan bekerja pada 30
frames / sec. untuk hasil rekaman gambar pada kamera bisa di katakan cukup
baik karena 1280 x 720 ini sudah termasuk HD tapi sayangnya six8twelve tidak
berkesempatan melihat hasil perekamannya
pada layar komputer atau TV karena six8twelve idak cukup lama untuk merasakan
kamera ini. Tapi salah satu keunggulannya kamera Fujifilm ini adalah kamera ini
dapat langsung di koneksikan dengan sebuah TV dan kita bisa langsung melihat hasil video yang sudah kita ambil
pada TV tersebut.
Photobook assist
Salah satu kemudahan yang ditawarkan oleh Fujifilm adalah
fitur Photobook Assist. Fitur Photobook Assist yang ada pada kamera Fujifilm
JX370 ini memberikan kemudahan kepada penggunanya dalam melakukan pengaturan
foto yang tersimpan pada memori, cara penggaturannya adalah pembuatan suatu
album, anda bisa mengkategorikan hasil foto yang anda ambil.
Namun jika anda orang yang tidak ambil pusing dalam mengatur
gambar yang ada pada kamera anda, anda tetap bisa melihatnya bahkan anda dapat
melihat hampir 100 gambar secara bersamaan pada layar kamera, tapi tentu saja
gambar yang anda lihat akan sangatlah kecil, dan six8twelve rasa anda butuh
menyipitkan mata anda untuk melihatnya. Oh iya yang perlu menjadi catatan buat
anda jika tertarik membeli kamera ini adalah memori yang dapat bekerja pada
kamera ini adalah sampai tingkat SDHC, sedangkan untuk SDXC, kamera ini belum
dapat digunakan pada kamera ini.
Kesimpulan
Untuk yang anda yang senang mengabadikan setiap moment anda
tanpa mengambil pusing apa yang fungsi apa saja yang terdapat pada kamera
tersebut, Fujifilm JX370 mungkin pilihan yang tepat, dengan harga yang tidak
terlalu mahal namun memiliki performa dan hasil foto yang di berikan sangat
memuaskan, ada juga beberapa fitur pendukung jika memang anda ingin mendapatkan
sensasi berbeda pada foto anda.
Bagaimana anda tertarik?
Jika iya, six8twelve dapat membantu anda dalam melakukan pemesanan produk
Jika iya, six8twelve dapat membantu anda dalam melakukan pemesanan produk
Untuk pemesanan, bisa memberikan komentar pada page ini :)
atau untuk fast respon bisa SMS/Whatsapp ke 081280391303
atau add pin Bb 287AAB33
Twitter : @six8twelve_
Like fan page six8twelve






Tidak ada komentar:
Posting Komentar